Lorenzo Kembali Ke Pelukan Yamaha Sebagai Test Rider

Jorge Lorenzo Yamaha Press Conference - indomotorsport

Indomotorsport – Hallo gaez. Pemegang juara dunia 3 kali ini memang bebrapa pekan kebelakang mengumumkan pensiun dari balapan aktif MotoGP. Namun memang banyak yang petunjuk bahwa ia tak akan jauh-jauh dari dunia MotoGP pasca pensiunnya itu. Lorenzo pun di kaitkan dengan Yamaha pasca pengumuman pensiunnya itu.

Dan memang benar kenyataannya bahwa sebelumnya juga Valentino Rossi menyiratkan bahwa Lorenzo akan Menjadi pembalap test di Yamaha. Pernyataan Valentino Rossi itu bisa mbak sis dan gaez baca disini. Lorenzo menyerah untuk beradaptasi dengan RC21V milik Honda. Karena diterpa cideranya yang tak jua sembuh. Paruh kedua musim 2019 hasilnya sangat buruk bagi Lorenzo. Akhirnya iapun memutuskan untuk pensiun menjadi pembalap aktif di MotoGP.

Pasca pengumuman mundurnya Lorenzo, Lin Jarvis selaku Direktur Olahraga Yamaha memikirkan hal lain. Ia menimbang untuk mengajukan proposal untuk Lorenzo. Dan akhirnya proposal kontrak itu ditandatangi Lorenzo kamis 30 januari kemarin. Bukannya hanya sekedar nama besar Lorenzo saja yang menjadi bahan pertimbangan Lin Jarvis. Melainkan Lorenzo sudah seperti bagian dari Yamaha. Betapa tidak lha wong 3 kali titel Juara Dunia Lorenzo diperolehnya saat menunggangi motor Yamaha kok.

Baca juga

Lorenzo Putuskan Pensiun Dari Dunia Balap MotoGP
Lorenzo Menyandang Gelar Legend Of MotoGP Pasca Pensiun
Jorge Lorenzo Yamaha - indomotorsport

Dengan begitu Lorenzo sudah hafal betul tentang YZR-M1 ini. Lorenzo diyakini mampu untuk membantu pengembangan dari M1. X-Fuera sudah tahu betul kelebihan dan kekurangan motor Yamaha ini. Sehingga dengan perhitungan yang cermat dari Lorenzo pengembangan motor dirasa akan berada dalam jalur yang tepat. Satu lagi yang tak kalah pentingnya dari pinangan Jorge Lorenzo ini. Ia sudah pernah merasakan naik Desmosedici dan juga RC213V.

Lorenzo didapuk menjadi pembalap uji Yamaha adalah salah satu strategi Lin Jarvis mengejar ketertinggalan dari Honda dan Ducati.

Satu setengah tahun bersama Ducati ia mampu membuat Desmosedici-GP agak ramah terhadap siapapun pembalap yang menungganginya. Ia mampu membantu Ducati mengembangkan motor di area yang kurang populer untuk ranah pengembangan motor. Seperti Tank Pad, Footstep lalu ada lagi bentuk Fueltank dari Desmosedici sekarang ini adalah andil dari seorang Lorenzo.

Kemudian satu tahun menunggangi RC213V dari Honda, adalah pengalaman yang tak bisa dianggap remeh. Walaupun tidak maksimal, namun setidaknya Lorenzo tahu sedikit banyakknya tentang motor itu. Memang kenyataannya Yamaha kalah satu langkah dari dua rival terberatnya itu. Mana lagi kalo bukan Honda dan Ducati. Bahkan jika tidak segera berbenah Suzuki akan mampu meninggalkan Yamaha dalam pengembangan motor.

Jorge Lorenzo Yamaha 2012 - indomotorsport

Cukup cerdik stategi yang di lakukan oleh Lin Jarvis. Dengan meminang Lorenzo sebagai pembalap uji, Lin Jarvis berupaya untuk menambal kekurangan terhadap pengembangan M1. Lorenzo mengikuti jejak Casey Stoner yang selepas pensiun menjadi pembalap uji untuk Honda dan Ducati. Dan juga Dani Pedrosa Setelah pensiun dari Honda menjadi test rider untuk KTM pabrikan asal Austria itu.

Yamaha telah merombak tim uji coba untuk tahun 2020, dan membanginya menjadi 2 tim. Tim jepang dan Tim Eropa. Dengan mantan pembalap Tech 3 Jonas Folger di daulat untuk tim Eropa Tahun lalu. Kemudian Folger tak masuh line-up untuk tahun 2020. Lalu tim uji Jepang Kohta Nozane dan Katsuyuki Nakasuga akan menjalankan program di seluruh dunia bersama Jorge Lorenzo.

Gracias, Hasta pronto

Tinggalkan Balasan